Asrama Yatim dan Dhuafa yang terdekat di Banten berada di Cilegon dekat dari Tangerang untuk di akses ke lokasi Yayasan Anak Yatim.
Yayasan Alpha Indonesia Cabang Cilegon Banten bisa menjadi lokasi tujuan Ayah Bunda yang memiliki niat kebaikan untuk memberikan Shodaqoh, Infaq dan Zakat.
Panti Asuhan Asrama Yatim dan Dhuafa yang tepat untuk Ayah Bunda bantu dalam berbagi memberikan donasi dan bantuan.
Yayasan Alpha Indonesia menerima dan menyalurkan Zakat, Infaq, Sedekah dan Wakaf dari Donatur yang Dermawan.
Ayah Bunda yang juga berencana mengadakan acara Do’a Bersama Aqiqah Anak, Do’a Bersama Ulang Tahun Anak, Do’a Bersama Tahlilan & Yasinan, Do’a Bersama Peresmian Kantor, Do’a Bersama dan Pemberian Bantuan Dana CSR Perusahaan Ayah Bunda.

-
- Bentuk Bantuan: Tidak terpaku pada uang tunai, santunan bisa berupa pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari atau perlengkapan sekolah agar manfaatnya berkelanjutan.
- Waktu Penyaluran: Sebaiknya dilakukan secara rutin setiap bulan atau setiap hari, dan tidak terbatas hanya pada peringatan hari besar tertentu seperti bulan Muharram.
- Prioritas Sedekah: Berdasarkan urutan syariat, prioritas utama sedekah adalah keluarga terdekat (kerabat yang membutuhkan), baru kemudian diberikan kepada anak yatim dan fakir miskin
Keutamaan Memberi Santunan Anak Yatim dalam Islam
“Kedudukan anak yatim dalam Islam begitu mulia. Melaksanakan santunan anak yatim dengan penuh keikhlasan akan mendatangkan manfaat. Salah satu bentuk ibadah ini bisa dilakukan sendiri atau melalui lembaga sosial yang bisa Anda simak di bawah ini.”
Santunan anak yatim adalah salah satu bentuk sedekah yang dianjurkan dalam Islam. Hal ini karena anak yatim termasuk salah satu golongan yang berhak mendapatkan santunan.
Dengan melakukan santunan anak yatim, Anda dapat membantu mereka memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari dan mendapatkan pendidikan dan kesehatan yang layak. Santunan anak yatim juga dapat menjadi ladang pahala yang besar.
Pengertian Santunan Anak Yatim
Islam mengajarkan umatnya untuk selalu memperhatikan dan membantu orang-orang yang membutuhkan, termasuk anak-anak yatim yang telah kehilangan salah satu atau kedua orang tuanya.
Santunan anak yatim dapat membantu untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, seperti makanan, pakaian, dan pendidikan. Santunan anak yatim memiliki banyak manfaat, baik bagi anak yatim itu sendiri maupun bagi orang yang menyantuninya.
Bagi anak yatim, santunan dapat membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Sementara bagi orang yang melakukannya, santunan anak yatim dapat menjadi ladang pahala yang besar.
Allah SWT telah menjanjikan surga bagi orang yang memberikan santunan anak yatim dengan ikhlas sebagaimana dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 215, yang artinya:
“Mereka bertanya kepadamu (Nabi Muhammad) tentang apa yang harus mereka infakkan. Katakanlah, “Harta apa saja yang kamu infakkan, hendaknya diperuntukkan bagi kedua orang tua, kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, dan orang yang dalam perjalanan (dan membutuhkan pertolongan).” Kebaikan apa saja yang kamu kerjakan, sesungguhnya Allah Maha Mengetahuinya.”
Keutamaan Santunan Anak Yatim
Dalam Islam, melakukan santunan anak yatim merupakan salah satu bentuk ibadah yang sangat mulia. Ada banyak keutamaan yang akan Anda dapatkan, yaitu:
- Menjadi ladang pahala
Allah SWT telah menjanjikan pahala yang besar bagi orang-orang yang menjalankan santunan anak yatim dengan ikhlas. Santunan yang Anda berikan nantinya bisa menjadi ladang pahala yang terus mengalir selama anak yatim tersebut masih hidup.
- Mendapatkan syafaat dari Rasulullah SAW di surga
Orang yang menyantuni anak yatim dijamin masuk surga dan mendapatkan syafaat dari Rasulullah SAW, sebagaimana disebutkan dalam riwayat hadits yang berbunyi:
“Siapa yang memelihara anak yatim di antara kaum Muslimin hingga ia dewasa, maka ia akan bersamaku di surga seperti ini,” sambil memberikan isyarat jari telunjuk dan jari tengahnya yang dirapatkan (HR. Bukhari).
- Mendapatkan keberkahan dalam rezekinya
Allah SWT akan memberkahi rezeki orang yang menyantuni anak yatim. Hal ini berdasarkan pada hadits Rasulullah SAW:
“Barang siapa yang memelihara anak yatim di antara anak-anak yatim kaum Muslimin sampai dia dewasa, maka dia akan bersamaku di surga seperti ini,” dan beliau mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan jari tengahnya dan beliau merapatkan keduanya. (HR. Muslim)
Waktu yang Dianjurkan untuk Melakukan Santunan Anak Yatim
Sebenarnya tidak ada waktu khusus untuk melakukan santunan anak yatim. Namun, beberapa waktu yang dianjurkan yaitu saat hari Jumat, bulan Ramadan, dan waktu-waktu di mana amalan ibadah akan dilipatgandakan pahalanya.
Di Indonesia sendiri, bulan Muharram dianggap sebagai bulan anak yatim di Indonesia. Melansir dari laman resmi Nahdlatul Ulama Jawa Timur, pada tanggal 10 Muharram banyak masyarakat yang mengadakan kegiatan santunan anak yatim.
Tradisi santunan anak yatim yang ada di Indonesia biasanya dilakukan dengan cara mengusap kepala anak yatim sebagai bentuk kasih sayang dan kepedulian. Setelah itu, akan ada pemberian sedekah berupa uang atau barang.
Anda dapat menjadikan santunan anak yatim sebagai program rutin yang dilakukan setiap tahunnya, sehingga akan membantu lebih banyak anak yatim yang membutuhkan.